gak terasa sebulan telah terlalui ! hmm
target saya belum semua tercapai :( apaa ayoo? hatam Al-qur'an. semoga tahun depan yaaak. atau saya lanjutin setelah Idul Fitri heheh.
ujian-ujian-Mu yang datang kepada saya, telah saya terima. saya mencoba menghadapi dengan ikhlas dan Alhamdulillah dengan kekuatan doa'a saya, saya bisa melaluinya dengan ---> :) Thanks Allah!
pasti ada suasana tersendiri pada ramadhan, iyakaaan? coba apa? kalau saya itu...hmm bertebarannya ta'jil ketika saya ngabuburit menunggu datangnya magrib, iklan-iklan yg kalau sedang turun iman bisa menggoda, tarawih yang setiap malam semakin maju shafnya, bertupuknya acara buka bersama, acara-acara televisi, yaaa pokoknya semuanyaaa, apalagi suasana malam takbiran gini, ketupat, takbiran, bedug (tp tahun ini gak pake bedug ), dan yang paling penting THR coy! hahah
yang paling terspesial adalah ketika ulang tahun saya bertepatan dengan bulan suci ini, untuk pertama kalinya :)
oh takbir! Engkau sebagai pembuka hari suci dan penutup bulan suci. senang ketika akan menyambut hari suci-Mu dan tak bisa saya pungkiri, sayapun pasti merindukan Bulan suci-Mu :(
Taqabbalallahu Minna Waa minkum ! Minal Aidin WalFaidzin! Happy Eid Mubarak Everyone :)
Tampilkan postingan dengan label artikel bebas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel bebas. Tampilkan semua postingan
Rabu, 07 Agustus 2013
Senin, 24 Juni 2013
Menerapkan Ilmu Kepemimpinan Pada Diri Sendiri.
Pada sebuah kata bijak “Sebelum memimpin orang lain, seseorang harus bisa memimpin dirinya sendiri terlebih dahulu”. Kata kepemimpinan itu juga memiliki arti yaitu, bercakapan yang tidak hanya wajib dipelajari oleh para pemimpin dan calon pemimpin perusahaan atau bahkan orang-orang yang berniat menekuni profesi usahawan, tetapi juga perlu dipelajari oleh semua orang, berapapun usianya dan apapun profesinya. Karena faktanya banyak pemimpin belum tentu bisa menerapkan perilaku layaknya seorang pemimpin.
Leadership skill merupakan kebutuhan yang perlu ditekuni didunia kerja. Agar menjadi professional yang kompeten, seorang yang cakap dalam pekerjaannya juga harus cerdas dalam leadership dan bersikap santun dalam menjalin relasi dengan berbagai kalangan.
Hal yang dapat membuat kepemimpinan kita hancur adalah emosi kita sendiri. Kita perlu melatih manajemen emosi agar mampu mengatasi beragam masalah kehidupan, dan jika ditambah dengan pemahaman dan penerapan spiritual atau manajemen hati, kapasitas diri kita akan semakin besar.
Agar lingkungan kerja kondusif, orang-orang yang terlibat didalamnya diharapkan memiliki kualitas emosional yang stabil, karena kualitas emosi dan spiritual seseorang dapat mempengaruhi karakter dirinya.
Seperti halnya sakit badan, sakit emosional juga harus diobati. Secara emosional tidak terlihat dari luar, padahal ia memiliki efek yang buruk bagi kesehatan mental dan tubuh. Bagaimana cara mengobati sakit emosional? Pada saat ini banyak sekali sikolog-sikolong (konselor) yang membuka rumah konsultasi. Jangan ragu atau takut membicarakan masalah yang kita hadapi dengan konselor. Konselor akan membantu memecahkan masalah kita. dan jangan takut, mereka dapat menjaga rahasia kita.
Perkembangan karakter, emosi, dan spiritual kita sangat bergantung pada proses kehidupan yang telah kita jalani, orang-orang yang kita temui, dan pilihan-pilihan yang kita ambil.
ayo teman-teman, kita terapkan kepemimpinan pada diri sendiri :) gudluck.
Categories
artikel bebas
Selasa, 18 Juni 2013
resensi buku 99 cahaya dilangit eropa
Setelah membaca buku ini
dan melihat informasi lomba resensi di website dari sang penulis, saya berniat
untuk mengikuti lomba tersebut. Tapi saya urungkan niat saya !
Buku ini adalah buku perjalanan dari mba Hanum salsabiela
Rais (Putri Amien Rais) dan sang suami Rangga Almahendra, buku perjalanan ini
bukan hanya sekedar perjalanan. Buku ini ditulis berdasarkan pengamatan mereka
selama tiga tahun hidup di Eropa. Cahaya yang mungkin mereka maksudkan adalah
“cahaya Islam”. Saya bisa simpulkan disini, bahwa buku ini adalah ‘buku sejarah
Islam di beberapa Negara Eropa’ hanya saja mba Hanum menulisnya 'Menapak jejaj islam di Eropa' sama saja memang, sebelum saya membaca buku ini, setiap kali menyebut kata "Eropa" adalah Roma, Eiffel, Tower Bride, Pissa, dan Stadion Besar, tapi dalam buku ini mengubah pemikiraan saya dari itu semua menjadi "cahaya Islam" ya! .
Dalam novel ini, mba hanum dan suami menapaki dan
memahami cahaya Islam di beberapa Negara, seperti Austria, Perancis, Spanyol,
dan Turki. dalam perkataan mba hanum di novelnya “ buku ini adalah catatan
perjalanan atas sebuah pencarian. Perjalanan yang membuat saya menemukan banyak
hal lain yang jauh lebih menaraik dari sekadar menara Eiffel, tembok berlin,
konser mozzart, stadion sepak bola san siro, colosseum roma, atau
gondola-gondola di Venezia. Eropa dan Islam! Mereka pernah menjadi pasangan
serasi.”
“wahai anakku!
Dunia ini bagaikan samudra tempat banyak ciptaan-ciptaan-Nya yang tenggelam.
Maka jelajahilah dunia ini dengan menyebut nama Allah. Jadikan kekuatanmu pada
Allah sebagai kapal-kapal yang menyelamatkanmu. Kembangkan keimanan sebagai
layarmu, logika sebagai pendayung kapalmu, ilmu pengetahuan sebagai nahkoda
perjalananmu dan kesabaran sebagai jangkar dalam setiap badai cobaan” (Ali
bin Abi Thalib ra.)
harus ditunggu setiap episode negaranya yaa! atau baca deh buku ini, atau bagi yang tidak hobi membaca, buku ini siap merapungkan filmnya. :)
Categories
artikel bebas
Langganan:
Komentar (Atom)

